Pasang Iklan and disini

Info Tech News

Info Tech News

Nasional

Artikel

Network

Tutorial

6 Prinsip dalam Membuat Desain User Interface


Dalam mendesain user interface untuk pengguna atau client, tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mengapa? Karena tentunya anda tidak ingin pengguna yang menggunakan produk anda mengalami kesulitan dalam menggunakan produk buatan anda.
Nah untuk itulah prinsip desain user interface ini diperkenalkan oleh Larry Constantine and Lucy Lockwood. Berikut merupakan prinsip dari desain user interface.

1. The structure principle

Tampilan desain untuk user interface harus diatur sesuai fungsinya agar lebih terorganisir. Tampilan yang dibuat juga harus jelas, konsisten dan dapat dipahami oleh pengguna. Misalnya seperti menaruh beberapa hal yang saling terkait fungsinya dan memisahkan yang tidak ada hubungannya. Prinsip struktur ini saling berkaitan dengan keseluruhan arsitektur user interface.

2. The simplicity principle

Desain yang dibuat haruslah sederhana, mudah digunakan, dan dapat berkomunikasi dengan jelas dengan bahasa yang dipahami oleh penggunanya.

3. The visibility principle

Desain yang kita buat sebaiknya dibekali dengan pilihan dan memenuhi kebutuhan pengguna dalam mengerjakan suatu tugas tanpa membuat pengguna kesusahan dengan banyaknya informasi yang sebenarnya tidak diperlukan.

4. The feedback principle

Desain yang baik harus memberikan informasi yang jelas kepada setiap hal yang dilakukan pengguna, seperti ketika menunjukan error ketika ada langkah yang bermasalah, menunjukan keterangan sukses jika langkah yang dilakukan pengguna sudah benar dan lain sebagainya. Intinya harus ada komunikasi yang jelas antara sistem dan pengguna.

5. The tolerance principle

Desain sebaiknya dibuat dengan fleksibel dan toleran, seperti dapat mengurangi kesalahan pengguna dengan menggunakan fitur undo atau redo dan juga mencegah munculnya error.

6. The reuse principle 

Prinsip ini mengharuskan pengguna untuk menggunakan kembali komponen internal maupun eksternal. Hal ini dikhususkan agar pengguna tidak perlu mengingat kembali kebiasaan atau input yang telah dilakukan berulang ulang.

Nah kurang lebih seperti itulah prinsip dalam membuat desain user interface yang baik dan efektif. Tentunya ketika anda akan mengembangkan sebuah desain user interface maka dapat menggunakan prinsip diatas sebagai acuan untuk menghasilkan desain yang baik dan mudah digunakan oleh pengguna. Sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat :D

Dalam mendesain user interface untuk pengguna atau client, tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mengapa? Karena tentunya an...

Mengatasi masalah use mysqli or PDO instead in /home/u729743652/public_html di MySQL Id hostinger

Kemarin saya Upload file php ke IdHostinger yang menggunakan Database.
Saat buka page nya muncul comment kayak gini :

Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in/home/u729743652/public_html/publishcomment.php on line 3



Untuk mengatasi masalah di atas ikuti langkah - langkah berikut ini 

1. Contoh script php yang sebelumnya



2. Kemudian letakan error_reporting(E_ALL ^ E_DEPRECATED);
    Pada script yang bermasalah, lihat gambar di bawah
Coba di test kembali pasti sudah tidak bermasalah lagi, cara ini saya sudah coba dan hasilnya
Berhasil !!

Kemarin saya Upload file php ke IdHostinger yang menggunakan Database. Saat buka page nya muncul comment kayak gini : Deprecated : mysql_c...

Cara Buat Form Registrasi HTML & CSS (1)

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatu.

InfotechBoltim.Org - Pada tutorial pertama saya ini, saya akan membahasa bagaimana cara membuat Form Registrasi menggunakan html dan css.
  1. Yang harus diperhatikan adalah anda harus sudah menginstall Sublime Text, Notepad ++. jika belum punya aplikasi Sublime Text Silahkan download disini via mediafire
  2. Buka aplikasi htm editor: Sublime Text/Notepad ++
Silahkan lihat Kode script html dan css dibawah ini.

html
  <head>
        <meta charset="utf-8">
        <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
        <title>Sign Up Form</title>
        <link rel="stylesheet" href="css/normalize.css">
        <link href='http://fonts.googleapis.com/css?family=Nunito:400,300' rel='stylesheet' type='text/css'>
        <link rel="stylesheet" href="css/main.css">
    </head>
    <body>

      <form action="index.html" method="post">
   
        <h1>Sign Up</h1>
     
        <fieldset>
          <legend><span class="number">1</span>Your basic info</legend>
          <label for="name">Name:</label>
          <input type="text" id="name" name="user_name">
       
          <label for="mail">Email:</label>
          <input type="email" id="mail" name="user_email">
       
          <label for="password">Password:</label>
          <input type="password" id="password" name="user_password">
       
          <label>Age:</label>
          <input type="radio" id="under_13" value="under_13" name="user_age"><label for="under_13" class="light">Under 13</label><br>
          <input type="radio" id="over_13" value="over_13" name="user_age"><label for="over_13" class="light">13 or older</label>
        </fieldset>
     
        <fieldset>
          <legend><span class="number">2</span>Your profile</legend>
          <label for="bio">Biography:</label>
          <textarea id="bio" name="user_bio"></textarea>
        </fieldset>
        <fieldset>
        <label for="job">Job Role:</label>
        <select id="job" name="user_job">
          <optgroup label="Web">
            <option value="frontend_developer">Front-End Developer</option>
            <option value="php_developor">PHP Developer</option>
            <option value="python_developer">Python Developer</option>
            <option value="rails_developer"> Rails Developer</option>
            <option value="web_designer">Web Designer</option>
            <option value="WordPress_developer">WordPress Developer</option>
          </optgroup>
          <optgroup label="Mobile">
            <option value="Android_developer">Androild Developer</option>
            <option value="iOS_developer">iOS Developer</option>
            <option value="mobile_designer">Mobile Designer</option>
          </optgroup>
          <optgroup label="Business">
            <option value="business_owner">Business Owner</option>
            <option value="freelancer">Freelancer</option>
          </optgroup>
          <optgroup label="Other">
            <option value="secretary">Secretary</option>
            <option value="maintenance">Maintenance</option>
          </optgroup>
        </select>
     
          <label>Interests:</label>
          <input type="checkbox" id="development" value="interest_development" name="user_interest"><label class="light" for="development">Development</label><br>
            <input type="checkbox" id="design" value="interest_design" name="user_interest"><label class="light" for="design">Design</label><br>
          <input type="checkbox" id="business" value="interest_business" name="user_interest"><label class="light" for="business">Business</label>
     
        </fieldset>
        <button type="submit">Sign Up</button>
      </form>
   
    </body>
</html>


Css
*, *:before, *:after {
  -moz-box-sizing: border-box;
  -webkit-box-sizing: border-box;
  box-sizing: border-box;
}

body {
  font-family: 'Nunito', sans-serif;
  color: #384047;
}

form {
  max-width: 300px;
  margin: 10px auto;
  padding: 10px 20px;
  background: #f4f7f8;
  border-radius: 8px;
}

h1 {
  margin: 0 0 30px 0;
  text-align: center;
}

input[type="text"],
input[type="password"],
input[type="date"],
input[type="datetime"],
input[type="email"],
input[type="number"],
input[type="search"],
input[type="tel"],
input[type="time"],
input[type="url"],
textarea,
select {
  background: rgba(255,255,255,0.1);
  border: none;
  font-size: 16px;
  height: auto;
  margin: 0;
  outline: 0;
  padding: 15px;
  width: 100%;
  background-color: #e8eeef;
  color: #8a97a0;
  box-shadow: 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.03) inset;
  margin-bottom: 30px;
}

input[type="radio"],
input[type="checkbox"] {
  margin: 0 4px 8px 0;
}

select {
  padding: 6px;
  height: 32px;
  border-radius: 2px;
}

button {
  padding: 19px 39px 18px 39px;
  color: #FFF;
  background-color: #4bc970;
  font-size: 18px;
  text-align: center;
  font-style: normal;
  border-radius: 5px;
  width: 100%;
  border: 1px solid #3ac162;
  border-width: 1px 1px 3px;
  box-shadow: 0 -1px 0 rgba(255,255,255,0.1) inset;
  margin-bottom: 10px;
}

fieldset {
  margin-bottom: 30px;
  border: none;
}

legend {
  font-size: 1.4em;
  margin-bottom: 10px;
}

label {
  display: block;
  margin-bottom: 8px;
}

label.light {
  font-weight: 300;
  display: inline;
}

.number {
  background-color: #5fcf80;
  color: #fff;
  height: 30px;
  width: 30px;
  display: inline-block;
  font-size: 0.8em;
  margin-right: 4px;
  line-height: 30px;
  text-align: center;
  text-shadow: 0 1px 0 rgba(255,255,255,0.2);
  border-radius: 100%;
}

@media screen and (min-width: 480px) {

  form {
    max-width: 480px;
  }

}

Hasilnya bisa dilihat dibawah ini:
Nantikan untuk tutorial-tutorial selanjutnya dari saya...

Silahkan berikan komentar anda jika ada yang kurang paham dengan pemaparan tutorial diatas...Terima Kasih (Iswanto Mahmud)

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatu. InfotechBoltim.Org - Pada tutorial pertama saya ini, saya akan membahasa bagaimana cara membuat...

Cara membuat tampilan website sederhana dengan html dan css

html adalah bahasa pemrograman inti untuk membuat halaman web, untuk membuat halaman web biasanya html dikombinasikan dengan script css agar tampilannya lebih dinamis dan mudah di edit. css adalah cascading style sheet dimana fungsinya untk mempercantik halaman web html. untuk contohnya adalah seperti berikut:
1. pertama kita ketik kodehtml berikut (copas juga bisa, hehe):
<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN” “http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd”>
<html xmlns=”http://www.w3.org/1999/xhtml”>
<head>
<title>belajar membuat halaman web dengan html dan css</title>
</head>
<body>
<div>header</div>
<div>kiri</div>
<div>kanan</div>
<div>footer</div>
</body>
</html>
2. kemudian kita buat kode css nya seperti ini :
body {
height: auto;
width: 900px;
margin-top: 10px;
margin-right: auto;
margin-bottom: 10px;
margin-left: auto;
}
.header {
height: 220px;
width: 900px;
background-color: #003366;
}
.leftcol {
float: left;
height: auto;
width: 225px;
background-color: #333333;
}
.rightcol {
float: right;
height: auto;
width: 675px;
background-color: #9999FF;
}
.footer {
clear: both;
height: 30px;
width: 900px;
background-color: #000033;
}
kemudia taruh kode css tersebut dibawah kode ‘</head>’ dan diawal script tambahkan <script>, kemudia di akhir kode tambahkan tag script penutup ‘</script>’ , karena disini kita membuat css yang embeded dengan html artinya  kode css menyatu dengan kode htmlnya (css di halaman html).
sehingga kode lengkapnya seperti ini :
<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN” “http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd”>
<html xmlns=”http://www.w3.org/1999/xhtml”>
<head>
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=utf-8″ />
<title>belajar membuat halaman web dengan html dan css</title>
<style type=”text/css”>
<!–
body {
height: auto;
width: 900px;
margin-top: 10px;
margin-right: auto;
margin-bottom: 10px;
margin-left: auto;
}
.header {
height: 220px;
width: 900px;
background-color: #003366;
}
.leftcol {
float: left;
height: auto;
width: 225px;
background-color: #333333;
}
.rightcol {
float: right;
height: auto;
width: 675px;
background-color: #9999FF;
}
.footer {
clear: both;
height: 30px;
width: 900px;
background-color: #000033;
}
–>
</style>
</head>
<body>
<div>header</div>
<div>kiri</div>
<div>kanan</div>
<div>footer</div>
</body>
</html>

html adalah bahasa pemrograman inti untuk membuat halaman web, untuk membuat halaman web biasanya html dikombinasikan dengan script css aga...

Membuat Site Definition di Dreamweaver

Kemarin Kita sudah membahas Langkah Awal Membuat CMS di Dreamweaver.
sekarang kita akan membahas Membuat Site Definition di Dreamweaver.
Dreamweaver sudah menyediakan settingan yang lebih mudah dalam membuat Site Definition. Berikut adalah langkah-langkah membuat site definiton:
  • Klik Site > New Site

  • Isi Site Name,  dalam tutorial ini Site name diisi phpcms sesuai dengan folder yang kita buat di tutorial sebelumnya.

  • Local Site Folder, arahkan ke folder yang kita buat sebelumnya dengan nama phpcms


Arahkan ke dalam folder C:\xampp\htdocs\phpcms\, lalu klik select

  • Klik Server pada list di sebelah panel sebelah kiri, hal ini akan membuka panel dimana anda dapat mengatur jenis untuk pengetesan di Local Server ataupun Remote Server.

  • Klik Tanda Plus (+) untuk menambah Server baru guna untuk pengetesan website dinamis yang akan kita buat. untuk lebih jelasnya lihat gambar diatas.
  • Setelah itu Pada Menu Basic, Klik pada Connect Using: Local/Network
  • Untuk Settingan selanjutnya Perhatikan Gambar dibawah ini.
  • Selanjutnya, jangan langsung di Save, klik pada tab Advanced aturlah setinggannya seperti pada Gambar dibawah ini....!!!

Perhatikan yang dirubah disini hanyalah Server Model menjadi PHP MySQL, Setelah itu Save.

Setelah di save settingan kita tadi maka selanjutnya kita akan dibawah ke halaman Site Setup, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.



  • Selanjutnya kita harus memastikan apakah Site Definition yang kita buat tadi apakah sudah benar-benar jalan atau tidak, caranya perhatikan Gambar dibawah ini....!!!

Setelah itu akan muncul halaman baru setelah anda klik testing server, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini, dan jangan lupa klik save.



dan akhirnya selesai sudah cara membuat Site Definition di Dreamweaver...!!!


Apabila ada yang kurang paham dari pemaparan diatas, silahkan tanyakan di kolom komentar yang ada dibawah....Terima Kasih Atas Kunjungannya (Iswanto Mahmud)

Silahkan Tunggu untuk tutorial selanjutnya....!!!

Kemarin Kita sudah membahas Langkah Awal Membuat CMS di Dreamweaver . sekarang kita akan membahas Membuat Site Definition di Dreamweaver ...

Langkah Awal Membuat CMS di Dreamweaver

Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatu,

Baiklah sebelum saya memulai tutorial ini hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Anda harus menginstall Dreamweaver terlebih dahulu
2. Anda harus menginstall Xampp di komputer/laptop anda dan
3. yang terakhir adalah siapkan kopi dan roko U-Mild (hehehe bercanda).....

Hal yang pertama yang harus anda lakukan adalah buka aplikasi dreamweaver yang telah anda install di komputer anda, setelah dreamweaver anda terbuka Klik pada Tab File, lalu pilih New atau Ctrl+N, seperti pada gambar di bawah ini.


setelah itu akan muncul halaman baru seperti dibawah ini.


setelah anda Create akan muncul halaman awal yang anda buat tadi seperti gambar dibawah ini.


Jangan lupa save halaman yang baru anda Create tadi, caranya klik File lalu pilih Save As,

ada yang ketinggalan, jangan lupa buatlah struktur folder seperti gambar di bawah ini.


simpan file yang anda buat  tadi di Dreamweaver didalam folder yang anda buat seperti gambar diatas. jangan lupa simpan dengan nama index.php, perhatikan gambar dibawah ini.

Selesai.....

Apabila ada yang kurang paham dari pemaparan diatas, silahkan tanyakan di kolom komentar yang ada dibawah....Terima Kasih Atas Kunjungannya (Iswanto Mahmud)

Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatu, Baiklah sebelum saya memulai tutorial ini hal yang perlu diperhatikan adalah: 1. Anda haru...

CARA SETTING CCTV KONEKSI KE INTERNET

HARUS DIPERHATIKAN DULU...!!!!!!


1. Cahaya
  • Jangan memasang CCTV dengan sumber cahaya secara langsung di depannya dan jangan menempatkan kamera inframerah saling berhadapan untuk menghilangkan risiko pencahayaan. 
  • Hindari pemasangan kamera ke arah cahaya yang dapat menyilaukan.
  • Gunakan infra merah untuk kondisi yang sangat gelap atau gunakan fitur camera B/W (black-white).
2. Tempatkan kamera di tempat yang strategis.
3. Usahakan agar pengkabelan kamera tidak terlalu jauh dari DVR untuk hasil kualitas video yang baik dan sistem instalasi kabel jangan digabungkan dengan jaringan listrik yang bertegangan tinggi untuk menghindari imbas elektromagnetik.


SETTING DVR

1. Sambungkan DVR ke monitor komputer beserta mouse-nya.
2. Klik kanan mouse, selanjutnya akan muncul menu konfigurasi. Kemudian pilih setup. Jika menanyakan password, biasanya password-nya: 0000 (nol 4x) atau tergantung dari merk DVR-nya.
3. Pilih Network Setup dan pilih saja LAN.


-  IP address disesuaikan dengan IP pada modem ADSL/Router.
- Untuk DNS sebagai contoh saya gunakan DNS open dns. Menggunakan DNS google juga bisa: 8.8.4.4

4. Pilih HTTP Setup dan tentukan port -nya
Port bebas diberikan asal anda ingat. Sebagai contoh saya berikan 7500

5. DDNS

Jika kamu punya akun DDNS di dyndns.org sebaiknya masukkan alamatnya pada menu DDNS setup.

6. Setting modem ADSL


Pada modem ADSL (saya contohkan TP-Link TD-8817) setting NAT-nya agar dapat diakses di luar jaringan atau diakses jarak jauh melalui internet.
Coba perhatikan port yang digunakan harus sesuai dengan port pada DVR, begitupula IP address-nya.

7. Jalankan perintah ping pada komputer yang tersambung dengan jaringan ke DVR, yaitu 192.168.1.10. Harusnya akan melakukan reply dengan sukses.

8. Buka browser dan isi alamat  192.168.1.10:7500, maka akan terbuka halaman dengan tulisan: 
- open with internet explorer
- download remote monitor client
Silahkan gunakan internet explorer, namun security level harus dirubah menjadi custom level dan izinkan active x controlnya.
Atau dengan software bawaan software-nya dengan cara men-download monitor remote client.

9. Dengan internet explorer coba akses dengan IP public kamu (jika tidak tau coba ke www.whatismyip.com), contoh http://222.124.204.5:7500. Harusnya bisa langsung tampil gambar dari kamera. Atau dengan akun DDNS kamu, contoh http://bdgjarkom.dvrdns.com:7500

10. Jangan lupa berikan password untuk DVR kamu pada menu setup------>account


Selamat mencoba.

Lihat juga cara setting IP Camera

HARUS DIPERHATIKAN DULU...!!!!!! 1. Cahaya Jangan memasang CCTV dengan sumber cahaya secara langsung di depannya dan jangan menempatk...

Cara Setting Bullet M5 | TUTORIAL

Hari kemarin saya telah mencoba menyeting bullet m5, dan berikut cara-sara nya :

1. Pastikan semua pemasangan telah benar sesuai dengan petunjuk maka masukkan IP pada LAN komputer anda,Baca pada bungkus Bullet 2 Ubiquity bahwa IP ubiquity adalah 192.168.1.20 Maka pada komputer anda harus satu blok dengan IP bullet 2 Ubiquity.


2. Buka browser dan ketikkan IP address dari BULLET 2 ubiqity yaitu 192.168.1.20, kemudian jika meminta username password masukkan username default ubnt password default ubnt.


3. Pilih Menu Link Setup kmudian wireless mode nya pilih station, untuk menjadi client, apabila ingin menjadi pemancar pilih option Access Point.

4. Pilih menu select di samping kolom SSID untuk mengkoneksikan denga access point ISP yang ada di daerah anda, kemudian pilih SSID Access Point dan klik tombol select.
5. Muncul Tampilan proses seperti di bawah ini biarkan saja sampai selesai :

6. Selesai… pada posisi default Bullet bertindak sebagai Bridge, dan posisi Bridge ini bisa kita lihat pada menu Network, seperti tampilan di bawah ini :

7. Misal kita di kasih IP oleh pemancar ISP nya atau RTRWNET nya sebagai berikut :
IP :192.168.40.247
Subnet : 255.255.255.0
Gateway :192.168.40.254
DNS : 202.155.0.10
DNS 2 : 202.155.0.15
Maka IP tersebut harus kita masukkan ke IP Address komputer kita karena posisi Bullet sebagai Bridge.


8. Jika kita ingin memilih posisi Bullet 2 sebagai router, maka IP yang diberikan dari ISP atau server kita, kita isikan ke Bullet nya sebagai berikut :



9. Dan centang pada DHCP server nya BULLET, maka ip komputer harus kita kosongkan, (obtained)     yang ip nya langsung di dapat dari BULLET nya sendiri.

10. Selesai. Sekarang coba kita ping ke google.com. jika reply berarti sudah terkoneksi dengan baik.


Hari kemarin saya telah mencoba menyeting bullet m5, dan berikut cara-sara nya : 1. Pastikan semua pemasangan telah benar sesuai dengan pet...

Tips Menghasilkan Ribuan Dollar dari Google Adsense

Google Adsense telah menjelma menjadi sumber mata pencaharian paling besar dikalangan blogger di tahun-tahun kemarin sampai saat ini. Bukan hanya blogger, bahkan media mainstream juga berkumpul pada penghasilan dari Google Adsense. Ratusan bahkan ribuan dollar mereka hasilkan dari Google Adsense tiap bulannya.

Bagi media pemberitaan yang punya penulis sendiri, mencapai kesuksesan ini tentu bukanlah hal yang susah. Dengan modal yang tinggi dan sumber daya yang memadai semua bisa dilakukan dengan cepat. Namun, berbedah jauh dengan blogger yang membangun blognya secara mandiri. Hal ini akan terasa sulit, utamanya di dua tahun pertama menjalankannya.

Tapi, tidak sedikit pula blogger dengan latar belakang iseng menjalankan Adsense bisa menghasilkan uang lebih besar dari yang dibayangkan. Sebut saja Linda lkeji, wanita asal Nigeria. Penghasilannya bukan lagi ribuan dollar perbulan bahkan sudah mencapai ratusan ribuan dollar setiap bulannya. Itu berkat blog gratisan dari blogspot.

Kisah-kisah seperti Linda lkeji ini masih banyak. Pertanyaan kemudian, bagaimana sebenarnya agar bisa menghasilkan uang lebih banyak dari blog dengan hanya menjalankan Google Adsense.

Google sebenarnya sudah membocorkan cara ini jauh-jauh hari, namun hanya sedikit yang memakainya dan menerapkannya. Naik turun semangat para blogger juga menjadi faktor utama mengapa kunci jawaban dari Google Adsense ini sering kali disepelekan.

Google menyebut kunci sukses ini dengan sebutan "The Magic Wheel" atau "Roda Ajaib" untuk para publisher. Apa yang dimaksud tersebut? Lihat gambar dibawah ini.


Google menempatkan pengunjung atau visitor ada ditengah-tengah. Mereka dikelilingi oleh roda ajaib dari Google Adsense. Roda ini jika terus menerus berputar makan akan menghasilkan uang yang tidak sedikit. Tapi sayang, tidak selamanya seorang blogger mau menjalankan blogger ini dengan baik.

Apa saja unsur "The Magic Wheel" atau "Roda Ajaib" Google Adsense itu, simak penjelasan berikut ini:

1. Build Great Content
Hal utama yang Google Adsense minta dari seorang blogger adalah konten. Konten yang anda buat haruslah baik dan bermanfaat. Ibaratnya, konten yang tidak hanya menjadi sampah internet, namun memberi manfaat bagi siapa saja yang membutuhkan.

Google Adsense sangat menyukai konten yang bermanfaat besar. Namun sangat membenci konten yang dihasilkan dari ciplakan. Google juga masih sedikit mentolelir ciplakan yang dimodifikasi. Intinya adalah konten, konten dan konten. Jika ini tidak dibangun dengan baik, jangan harap penghasilan Adsense anda akan memadai.

2. Make Sure Content is Discovered
Setelah membuat konten yang baik, selanjutnya membuatnya ditemukan oleh peselancar di dunia maya. Sangat di sayangkan jika konten yang anda buat sangant bagus namun tidak dibaca oleh orang-orang. Hal inilah yang harus dikerjakan. Membuat konten tersebut dibaca lebih banyak orang.

3. Engage and Retain Users
Keunggulan media online adalah terciptanya duah arah komunikasi, penyedia konten dengan pembaca. Hal ini berdampak sangat baik bagi keberlangsungan Google Adsense. Konten yang baik dengan distribusi yang oke, harus dijaga dengan merawat pengunjungya.

Salah satu cara untuk merawat pengunjung adalah ikut terlibat dalam beberapa diskusi dan sebaik mungkin membuat nyaman para pengunjung tersebut. Nyaman disini bisa secara umum, dari tampilan blog hingga konten dan manfaat yang diberikan dari blog bersangkutan.

4. Generate Revenue
Saatnya berpenghasilan. Google memasang penghasilan ini dibarisan keempat dalam roda ajaibnya. Tentu ada alasannya. Itu artinya, Google meminta setiap blogger untuk membangun blognya lebih baik dahulu baru memikirkan penghasilan. Dengan blog yang baik, maka penghasilan akan jauh lebih baik.

Ibarat manusia yang baru lahir, mengenal nominal uang pun masih tahu. Begitulah blog, harus setahap demi setahap dulu. Ketika blog yang kita bangun bermanfaat, maka Google dengan suka rela menggelontorkan ribuan dollar buat kita setiap bulannya. Apalagi dengan pengunjung yang setia dan membludak setiap hari, dijamin tokcer.

5. Be Sustainable
Empat tahap diatas buatlah secara konstan dan berkelanjutan. Ini juga salah satu kunci kenapa banyak blogger yang gagal berpenghasilan dari Google Adsense, karena apa yang mereka lakukan tidak berkelanjutan. Padahal, semakin tua dan banyak konten dalam sebuah blog, penghasilannya juga akan semakin banyak.

Kadang kala, ada blogger yang setelah diterima menjadi publisher Google Adsense terlalu eforia akhirnya lupa untuk melanjutkan pembuatan konten berkualitas. Alhasil, banyak yang menempuh cara copy paste artikel. Bukannya berpenghasilan, malah buntung karena bisa saja Google melakukan banned atas akun tersebut.


Cukup lima unsur diatas yang harus dimiliki oleh seorang blogger bahkan perusahaan media sekalipun untuk berpenghasilan ribuan dollar dari Google. Tentu saja ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk peningkatan penghasilan. Namun, jika memahami lima unsur diatas, selebihnya sisa mengoptimalkan.


Jika masih ada yang kurang dari penjelasan diatas, silahkan melanjutkan dengan menambahkan pada kolom komentar. Kami akan dengan senang hati menerima masukan apalagi jika itu memberi manfaat atau membantu teman-teman kita yang masih sulit mendapatkan penghasilan dari Google Adsense.

Sekian dan semoga bermanfaat. Jangan Lupa Bahagia!

Google Adsense telah menjelma menjadi sumber mata pencaharian paling besar dikalangan blogger di tahun-tahun kemarin sampai saat ini. Bukan ...

Membuat Skema Jaringan Router

Kita akan mencoba menghubungkan sebuah jaringan computer dengan subnet yang berbeda, dan studi kasusnya akan kita coba untuk menghubungkan IP Class yang berbeda.

Oke, langsung aja, missal di IPI-LEPPINDO mempunyai 2 buah Lab Komputer, Lab A dan B. Lab A itu terhubung dengan Speedy dengan ip address 192.168.1.10 dst. Sedangkan untuk Lab B itu hanya jaringan LAN biasanya, jadi kita setting 192.168.0.10, nah kalau kita langsung ping menggunakan Switch, ini jelas tidak akan terhubung atau RTO (Request Time Out).

Sekarang coba desaign sebuah jaringan komputer seperti dibawah ini.

jika sudah mendesaign Jaringan Komputer Lab A, sekarang kita coba desaign skema Jaringan Komputer Lab B.

Hasil Semua Desaign Lab A dan Lab B
Nah, pertanyaannya adalah kenapa tidak kita hubungkan langsung aja dari switch ke switch, kan portnya masi banyak tuh,,, oke, kita coba terus kita ping, apakah bisa terhubung.

Kabel yang digunakan untuk jaringan Switch - Switch adalah Crossover.

kenapa salah, nah lihat saja, ketika saya ping dari komputer A01 ke B01 yang terjadi adalah RTO
Nah, ini jelas tidak bisa terhubung karena subnet setiap komputer jelas berbeda atau gang yang ada, Lab A adalah Gang 1 dan Lab B adalah Gang 0. untuk itu, kita membutuhkan sebuah router untuk menghubungkan kedua jaringa tersebut.


Nah, ini kalau mau di Ping jelas masi nggak bisa, tuh lihat routernya masi mati, yang harus kita atur adalah IP Addressnya. Kita coba setting untuk fa 0/0 adalah 192.168.1.20 dan fa 0/1 adalah 192.168.0.20

Caranya :
- Klik 2x pada router masuk ke Tab CLI..
- Perintah-perintahnya setting router.
a. Awalnya ada pertanyaa tuh, kita ketikan aja no
b. Enable
c. Configure terminal
d. Interface fa 0/0 --> karena yang akan kita setting fastethernet ke port 0/0
e. Ip Address 192.168.1.20 255.255.255.0 --> setting ip address dan subnet mask.
f. No shutdown
g. Exit --> keluar dari interface port 0/0
h. Exit --> keluar dari configure terminal
i. Write --> menyimpan
j. Exi -->keluar dari router

- Sekarang coba lakukan configurasi untuk router interface fa 0/1, caranya sama kayak diatas. Tapi ip addressnya dirubah jadi 192.168.0.20, langkah-langkah dari point b s/d j lagi.

- Oye semangat2

Nah, tahap selanjutnya adalah mengatur gateway untuk masing - masing Komputer. Misalnya saya contohkan saja aja ya untuk komputer A01


Sekarang coba kita study kasus...buatkan saya jaringan seperti ini.

Tunggu Postingan Selanjutnya....!!!

Kita akan mencoba menghubungkan sebuah jaringan computer dengan subnet yang berbeda, dan studi kasusnya akan kita coba untuk menghubungkan I...

Membuat Jaringan Wireless di Cisco Paket Tracer 5.3

Kita menggunakan PC standart seperti diatas, untuk jaringan wireless, kita harus memasangkan peralatan baru untuk PC tersebut, berupa wireles LAN, karena secara default, PC tersebut hanya mempunyai sebuah LAN Card, tanpa Wireless LAN atau sering disingkat WLAN.

Oke selanjutnya kita coba memasangnya....

1. Klik 2x pada PC01, akan tampil kota dialog seperti dibawah ini...
2. Klik point (1) untuk menampilkan keseluruhan pada PC
3. Klik point (2) untuk mematikan PC, hal ini harus dilakukan atau PC harus mati sebelum kita memasang WLAN Card
4. Klik point (3) Linksys merupakan merk WLAN yang akan kita pasangkan pada PC kita.
5 Klik point (4) point ini merupakan LAN yang akan kita lepas dan kita ganti WLAN, cara melepasnya, klik tahan pada point no 4, lalu tarik pada point no 5. Sampai kelihatan kosong seperti gambar dibawah ini.

6. Berikutnya adalah memasang WLAN Card, caranya, klik tahan point no5, dan geser atau tarik pada point no4, sampai berubah menjadi seperti berikut.

7. Jika langkah ke-6 sudah dilakukan, PC harus dihidupkan untuk mensetting IP Address, klik pada tanda merah gambar 4.
8. Berikutnya atur IP Address PC01 menjadi 192.168.2.1
9. Lakukan hal yang sama pada PC02 dan atur IP Addressnya menjadi 192.168.2.2
10. Jika sukses, gambar terakhir yang dapat kita lihat adalah sebagai berikut.

11. Sekarang coba kita ping dari PC01 ke PC02, apa yang akan terjadi.


Nah, ada latihan soal buat anda, coba buat skema jaringan seperti gambar dibawah ini. dan cobalah konfigurasi seperti cara yang diatas...Good...Luck..!!!



Kita menggunakan PC standart seperti diatas, untuk jaringan wireless, kita harus memasangkan peralatan baru untuk PC tersebut, berupa wirele...

⬆
Top